Kita bercerita apapun
tentang tempat yang kita akan tuju walaupun diselingi dengan kebingungan
berkomunikasi, tapi kita merasa itu tidak menjadi hambatan kita untuk saling
berbicara, bahkan terkesan lucu karena bahasa Inggris masing-masing dari kita masih amburadul. Setelah saling berbicara dengan aneh, ternyata tempat yang kita tuju sama. Karena sama-sama membawa badan seorang diri, kita sepakat untuk melakukan perjalanan ini berdua. Aku tidak berpikir macam-macam, karena tujuan kita sama, kita juga sama-sama bingung, dan kamu, terlihat seperti orang yang baik. Kamu terlihat seperti orang yang haus akan sebuah "perjalanan" karena lelah bekerja.
Saat bus berhenti karena sesuatu, kita sepakat untuk turun bersama mencari
sesuatu yang tubuh butuhkan, makanan. Kita menemukan sebuah tempat makan kecil. Aku bertanya makanan yang halal karena aku sudah pernah memakan makanan yang tidak halal karena tidak bertanya dahulu, sedangkan kamu tanpa ragu-ragu memesan.
Setelah makan, kita melanjutkan perjalanan yang tertunda
sebentar. Masing-masing dari kita bercerita tentang tempat asal. Aku belum
pernah ketempatmu tapi aku sedikit tahu tentang tempat asalmu karena aku suka
mencari budaya baru dan hal baru di sebuah tempat yang akan aku tuju suatu hari
nanti. Kamu baru sekali ke tempat asalku tetapi tidak banyak tahu, kamu
bercerita ke tempatku karena kunjungan singkat.
Dalam bus, kita saling membicarakan omong kosong yang terjadi di kehidupan kita masing-masing. Ada beberapa hal yang tidak aku tidak
mengerti apa yang kamu bicarakan, kemudian lelah menghampiriku. Aku memilih untuk
beristirahat agar terus fit untuk sampai di tempat yang akan kita tuju. Kamu memilih untuk
mendengarkan lagu dari ipodmu sambil mengabadikan pemandangan dari luar jendela
lewat kamera canggih milikmu.
Dan kemudian itu masih berlanjut..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar