Minggu, 01 Januari 2012

Resolusi Juara bersama Telkomspeedy

Tahun 2012.Kita udah ninggalin cerita di tahun 2011.Banyak banget.Dari yang senang sedih,bahagia,asem semuanya ada di sana,rasanya nano-nano.Ini bukan iklan permen.

Banyak cerita di tahun-tahun kehidupan yang gue lewati,mungkin bukan gue aja,mungkin kita semua.Pelajaran yang berharga.Pelajaran yang mungkin bisa buat kita lebih baik di tahun depan.Tahun kemaren gue banyak buat RESOLUSI dalam tahun ini,tapi gak gue tulis.Cuma sebatas pikiran gue aja.Gak gue tulis.Hilang bersama dengan teori-teori fisika dulu yang gue pelajari sewaktu SMA.Dan kali ini gue mungkin akan menulisnya di blog gue ini.Jadi tidak akan lupa,kalo gue lupa,gue buka kembali RESOLUSI JUARA gue ini.



Hari-hari gue gak lepas dari yang namanya INTERNET. Dari online twitter,facebook-kan,ngaskus,games,download,youtube,menulis jurnal harian gue di internet,nama kerennya blog. Gue betah banget duduk didepan komputer pakai internet.Memang internet dengan gue itu seperti gue dengan hp gue,gak bisa terpisahkan.

Dan untuk menunjang itu semua,gue pakai Telkomspeedy.Kenceng banget mennnnnn.Apalagi saat gue buka youtube,tanpa buffering,hari gini masih buffering,gak jaman.Gue benci yang lelet. Download apalagi. Download dengan kapasitas besar gak mesti nunggu lama.Bisa ngemat waktu gitu.



Dikampus gue juga make hotspot Telkomspeedy,tempat hotspot itu dinamakan taman igital FISIP UR,membuat gue,seorang mahasiswa Sosiologi Universitas Riau baru baru menjalani 3 semester ini,jadi mudah ketika ingin ingin browsing dan itu tetep kenceng banget,walaupun banyak yang online.Sewaktu peresmian Taman Digital ,diadakan lomba design blog untuk anak SMA kota Pekanbaru.

Ini penampakannya :


Apalagi Telkomspeedy ini ngebantu gue banget sewaktu gue daftar beasiswa dari salah satu perusahaan besar di Indonesia.Prosesnya online.ngirim datanya cepat.Dan bulan oktober kemaren gue meraih beasiswa itu.Terima Kasih Telkomspeedy.

Selain internet,gue juga suka nonton.hehehhe.Dan dirumah baru aja langganan Telkom Vision.Channelnya banyak,penuh pengetahuan.Jadi gak bosan kalo dirumah,ada hiburan.Dari pada keluyuran gak jelas ngebuat badan capek,mending nonton yang bermanfaat dirumah.


Ketika waktu kosong,Gue ngeblog.Ngeblog untuk Indonesia.Isi dari blog itu adalah isi dari optimisme gue terhadap Indonesia. Negara ini bisa maju ketika bangsanya udah optimis.Dan gue memilih blog sebagai wadah untuk mengajak mereka yang membaca blog gue ini untuk optimis terhadap negara Indonesia ini.Negara tempat kita lahir,tempat kita tinggal,tempat kita menutup mata.

Banyak yang udah gue lakuin dengan menggunakan internet.Dan gue pengen itu tetap berlanjut di tahun ini tahun depan dan begitu seterusnya.Terutama untuk ngeblog.Salah satu Resolusi Juara 2012,gue ingin mengikuti Pesta Blogger.Perlu diketahui, Pesta Blogger Indonesia adalah acara kopi darat blogger terbesar di dunia! Tidak ada yang bisa bikin blogger berkumpul sebanyak ini di negara negara lain.Untuk mengikuti Pesta Blogger itu gue harus terus ngeblog.

Bangsa ini, akan bergerak, melalui inspirasi-inspirasi yang dihirup lewat tulisan tulisan blogger Indonesia. Tentu ada yang tulisannya kosong, tapi banyak sekali yang tulisannya luarbiasa. Seperti halnya koran, berlanggananlah yang sesuai dengan panggilan jiwa.

Tahun 2012 gue tetap akan terus ngeblog,menulis tentang Indonesia.Gue ingin menciptakan perubahan.Menciptakan perubahan yang baik untuk Indonesia dengan mengambil inisiatif untuk berkarya.Menciptakan perubahan tidak harus menciptakan gerakan, atau yayasan
Bisa juga ikut yang sudah ada dan sesuai dengan panggilan jiwa kita.Dan gue memilih untuk ngeblog.Berkarya dengan blog.

Dan tidak lupa memenangkan lomba blog Telkomspeedy.hehehehhhee.

Mungkin itu aja resolusi gue di tahun 2012 ini.Semoga semuanya tercapai dengan usaha dan doa .Amin

Senin, 19 Desember 2011

Mengenal Sosok , "Bapak Bangsa Yang Terlupakan"

Ternyata Bapak bangsa yg satu ini narsis juga yaa hhehe
Tan Malaka lahir di Pandan Gading-Sumatra Barat, tahun 1897. Pendidikan yang ditempuhnya: Sekolah Dasar di Suluki, Sekolah Guru di Bukittinggi dan Sekolah Guru Haarlem Belanda. Semasa di Sekolah Guru di Belanda, ia menonjol dalam ilmu pasti sehingga guru-gurunya kerap memberi pujian. Selanjutnya, Tan Malaka lebih memberi perhatian pada kemiliteran.

Saat berumur 16 tahun, 1912, Tan Malaka dikirim ke Belanda. Tahun 1919 ia kembali ke Indonesia dan bekerja sebagai guru disebuah perkebunan di Deli. Ketimpangan sosial yang dilihatnya di lingkungan perkebunan, antara kaum buruh dan tuan tanah menimbulkan semangat radikal pada diri Tan Malaka muda. Tahun 1921, ia pergi ke Semarang dan bertemu dengan Semaun dan mulai terjun ke kancah politik

Pada tahun 1921 Tan Malaka telah terjun ke dalam gelanggang politik. Dengan semangat yang berkobar dari sebuah gubuk miskin, Tan Malaka banyak mengumpulkan pemuda-pemuda komunis. Pemuda cerdas ini banyak juga berdiskusi dengan Semaun (wakil ISDV) mengenai pergerakan revolusioner dalam pemerintahan Hindia Belanda. Selain itu juga merencanakan suatu pengorganisasian dalam bentuk pendidikan bagi anggota-anggota PKI dan SI (Sarekat Islam) untuk menyusun suatu sistem tentang kursus-kursus kader serta ajaran-ajaran komunis, gerakan-gerakan aksi komunis, keahlian berbicara, jurnalistik dan keahlian memimpin rakyat. Namun pemerintahan Belanda melarang pembentukan kursus-kursus semacam itu sehingga mengambil tindakan tegas bagi pesertanya.

Melihat hal itu Tan Malaka mempunyai niat untuk mendirikan sekolah-sekolah sebagai anak-anak anggota SI untuk penciptaan kader-kader baru. Juga dengan alasan pertama: memberi banyak jalan (kepada para murid) untuk mendapatkan mata pencaharian di dunia kapitalis (berhitung, menulis, membaca, ilmu bumi, bahasa Belanda, Melayu, Jawa dan lain-lain); kedua, memberikan kebebasan kepada murid untuk mengikuti kegemaran mereka dalam bentuk perkumpulan-perkumpulan; ketiga, untuk memperbaiki nasib kaum miskin. Untuk mendirikan sekolah itu, ruang rapat SI Semarang diubah menjadi sekolah. Dan sekolah itu bertumbuh sangat cepat hingga sekolah itu semakin lama semakin besar.

Perjuangan Tan Malaka tidaklah hanya sebatas pada usaha mencerdaskan rakyat Indonesia pada saat itu, tapi juga pada gerakan-gerakan dalam melawan ketidakadilan seperti yang dilakukan para buruh terhadap pemerintahan Hindia Belanda lewat VSTP dan aksi-aksi pemogokan, disertai selebaran-selebaran sebagai alat propaganda yang ditujukan kepada rakyat agar rakyat dapat melihat adanya ketidakadilan yang diterima oleh kaum buruh.

Pada Juni 1927 di Bangkok Thailand, bersama Soebakat dan Djamaludddin Tamin, Tan Malaka memproklamasikan berdirinya Partai Republik Indonesia (PARI). Dua tahun sebelumnya Tan Malaka telah menulis "Menuju Republik Indonesia". Itu ditunjukkan kepada para pejuang intelektual di Indonesia dan di negeri Belanda. Terbitnya buku itu pertama kali di Kowloon, Hong Kong, April 1925.

Antara tahun 1942-1943, ia menulis "Madilog" (Materialisme, Dialog, Logika) yang menyuguhkan gagasan Tan Malaka mengenai cara berpikir baru untuk memerangi cara berpikir lama (dipengaruhi tahayul atau mistik yang menyebabkan orang menyerah secara total kepada alam).

Pada awal bulan September 1945, Tan Malaka mengunjungi Soekarno di rumah dokter pribadinya, dr. Soeharto. Dalam percakapan yang disaksikan oleh Sajuti Melik, Tan Malaka mendesak Presiden untuk mengundurkan diri ke pedalaman untuk mengatur perlawanan bersenjata yang lebih efektif.

Hasil percakapannyanya dengan Tan Malaka itu membuat Soekarno terkesan sehingga Soekarno menyatakan jika terjadi sesuatu dengan dirinya maka Tan Malaka mengambil alih segala tanggung jawabnya. Penjelasan Soekarno tersebut kemudian diceritakan Tan Malaka kepada kawannya, Soebardjo, yang mana kemudian mereka berdua berinisiatif membuat surat wasiat.

Surat wasiat tersebut segera mengalami kadaluarsa ketika Jenderal Christison menjamin bahwa Inggris akan menghormati pemerintahan Soekarno dan membuka jalur perundingan dengan pihak sekutu dan Belanda

Pemikiran dialektiknya terlihat dari sikapnya yang mempertentangkan golongan tua (Soekarno-Hatta) dengan golongan muda (pemuda pejuang). Ia sinis terhadap golongan tua yang mau bekerja sama dengan golongan penjajah, sekaligus menaruh harapan pada golongan muda sebagai ujung tombak perjuangan. Meski Tan Malaka sinis terhadap golongan tua (Soekarno-Hatta), namun ketika pemerintah di bawah kepemimpinan Soekarno-Hatta tetap mengapresiasi perjuangannya.

Tahun 1946, ia ditangkap dengan tuduhan menggerakan rakyat menentang Persetujuan Linggarjati, antara Belanda dan Indonesia. Tidak lama kemudian ia juga dituduh terlibat dalam peristiwa 3 Juli 1946, yakni peristiwa kudeta terhadap pemerintah. Namun dalam pengadilan ia dinyatakan tidak terlibat atau tidak bersalah, sehingga ia mesti dibebaskan.

Pada tahun 1949 tepatnya bulan Februari Tan Malaka hilang tak tentu rimbanya, mati tak tentu kuburnya di tengah-tengah perjuangan bersama Gerilya Pembela Proklamasi di Pethok, Kediri, Jawa Timur. Tapi akhirnya misteri tersebut terungkap juga dari penuturan Harry A. Poeze, seorang Sejarawan Belanda yang menyebutkan bahwa Tan Malaka ditembak mati pada tanggal 21 Februari 1949 atas perintah Letda Soekotjo dari Batalyon Sikatan, Divisi Brawijaya.

Prof. Mohammad Yamin, dalam karya tulisnya "Tan Malaka Bapak Republik Indonesia" memberi komentar: "Tak ubahnya daripada Jefferson Washington merancangkan Republik Amerika Serikat sebelum kemerdekaannya tercapai atau Rizal Bonifacio meramalkan Philippina sebelum revolusi Philippina pecah…." 


Bapak Bangsa yang Terlupakan

 

TAN MALAKA

Dibanding Soekarno, Hatta, Soedirman, atau pahlawan nasional lain, nama Tan Malaka bukanlah apa-apa. Dia tidak terlalu dikenal publik. Dulu, tiap orang termasuk mahasiswa yang mengagumi perjuangannya bahkan harus berhadapan dengan aparat. Bagi penguasa Orde Baru (Orba), Tan Malaka adalah momok. Setiap orang yang mengaguminya harus dicurigai Empat tahun sebelum terjadi Sumpah Pemuda, enam tahun sebelum Hatta menulis brosur “Mencapai Indonesia Merdeka” pada 1930, atau bahkan delapan tahun sebelum Soekarno menulis brosur “Ke Arah Indonesia Merdeka” pada 1932, Tan Malaka telah menulis “Naar de Republik Indonesia” yang berarti “Menuju Republik Indonesia”. Ketika tulisan tersebut muncul, belum pernah ada tulisan yang mengulas cita-cita kemerdekaan Indonesia. Artinya, Tan Malaka adalah pemikir dan pejuang politik pertama di Indonesia yang mengajukan konsep negara Republik Indonesia (RI).

Namun, terlalu sedikit orang yang mengerti tentang Tan Malaka. Subjektivitas plus politisasi sejarah ala Orba membuahkan gambaran gelap tentang peran Tan Malaka bagi perjuangan republik ini. Akhirnya, Diponegoro, Imam Bonjol, Soekarno, Hatta, Soedirman, dan sederet nama pahlawan nasional lain juga lebih glamour dibanding Tan Malaka. Di antara nama-nama tersebut, Tan Malaka bukanlah apa-apa.
Tan Malaka adalah sosok misterius pada kancah pahlawan nasional. Bahkan keberadaannya tergolong kontroversial. Seorang muslim taat yang turut melahirkan Partai Komunis Indonesia, yang dikenal sebagai partai orang-orang atheis. Seorang pendukung Soekarno untuk menjadi presiden pertama RI, namun dia adalah orang pertama yang melawan ketika Soekarno mulai menerapkan demokrasi terpimpinnya.

Lalu apa menariknya membicarakan Tan Malaka saat ini? Hal yang pasti adalah bahwa Tan Malaka berjuang tanpa pamrih. Dalam sejarahnya, Tan Malaka tak pernah menduduki jabatan-jabatan birokrat, seperti Soekarno ataupun Hatta. Perjuangan politik Tan Malaka lebih diwarnai pembangkangan terhadap penguasa. Demikian juga, kehidupannya bahkan lebih terkenal dari penjara ke penjara. Ketika zaman imperialisme Belanda, dia harus mendekam di penjara. Ketika Jepang berkuasa, dia harus dipenjara, bahkan ketika Indonesia telah merdeka pun Tan Malaka harus dipenjara. Dia selalu jadi pembangkang penguasa. Perjuangannya tidak pernah diakhiri suatu jabatan publik. Nyaris tanpa pamrih. “Siapa ingin merdeka, harus berani di penjara,” teriaknya. Bahkan, ketika telah mati pula, Tan Malaka harus menjadi nama yang terpenjara.



Senin, 12 Desember 2011

Cerita Tentang Ganja

Daun ganja, tersebar di 2/3 permukaan bumi menjadikannya sebagai salah satu tanaman yang paling mudah tumbuh di mana mana.Tidak ada 1 pun produk di muka bumi ini, yang tidak bisa dibuat oleh ganja.

Sejak dulu, pelaut menggunakan serat ganja untuk tali temali mereka, pakaian, layar, dll
Daun ganja adalah tanaman yang paling dimanfaatkan diseluruh muka bumi, hingga tahun 1930.Apa yang terjadi tahun 1930? Amerika, krisis ekonomi parah.

Dalam kondisi tersebut, mereka harus mengembalikan kondisi keuangan mereka. Saat itu, Amerika mengembangkan serat sintetis.Serat sintetis ini, diproduksi dengan teknologi manufaktur yang saat itu hanya dimiliki Amerika. Sialnya, karakteristik dan kualitasnya serupa dengan serat dari daun ganja. Sementara daun ganja, tidak perlu menggunakan teknologi rumit untuk pemanfaatannya. Singkatnya, dagangan amerika, jeblok.

Amerika, kemudian mengeluarkan larangan terhadap tanaman Ganja dan merupakan negara pertama dalam sejarah yang melakukan pelarangan tersebut. Pelarangannya dikaitkan dengan isu ras, dengan melemparkan kabar bahwa ganja yang dihisap akan membuat budak budak kulit hitam beringas. Larangan ini disebarkan ke seluruh dunia.

Tidak lama, Amerika menjilat ludah sendiri ketika mereka memasuki Perang Dunia ke 2. Kemampuan produksi serat sintetis mereka tidak bisa mencukupi kebutuhan perang. Akhirnya, mereka kembali menggunakan serat ganja untuk seragam, tas, tali temali, parasut, dll.

Setelah Perang Dunia 2, black campaign Amerika terhadap ganja menggunakan metoda yang berbeda. Mereka mulai menyebarkan info bahwa Ganja bikin bodoh, bikin ketergantungan. Lewat PBB, mereka menyebar luaskan propaganda ini.

Ini menjawab tanda tanya besar “Mengapa sebuah tanaman yang dimanfaatkan di seluruh dunia selama ribuan tahun tiba tiba bisa jadi sesuatu yang jahat?”. Karena ulah Amerika di atas tadi.Apakah pemanfaatan ganja bisa mengejar Millenium Development Goals? Bisa menekan angka kemiskinan? Bisa.Dan sudah terbukti.Di mana? Cina.

Cina, tidak menyetujui ganja untuk dihisap, tapi memanfaatkan daun ganja untuk industri.
Industri untuk apa? Untuk apa saja.

Industri pakaian, serat ganja adalah serat pakaian kualitas terbaik makanya dipakai untuk baju perang dan parasut.Industri kendaraan (Henry Ford yang melihat minyak bumi akan kelak habis mengembangkan kendaraan yang tubuhnya terbuat dari serat ganja dan jaland engan biofuel dari ganja).Industri medis, tercatat daun ganja dimanfaatkan jadi bagian dari pengobatan alzheimer, glaukoma, HIV/AIDS, Asma, kanker, Distonia, Epilepsi, Tuberkulosis, Sindrom Tourette, Osteoporosis, Kardiovaskular, Diabetes, dan masih banyak lagi penyakit yang kalau saya sebut akan sangat menyita tulisan ini. Ketika Amerika berencana menghentikan ganja medis, diprotes keras. Oleh kalangan dokter :).

Industri kertas,  sekedar mengingatkan “Declaration Of Independence” Amerika serikat ditulis di atas hemp. Varian ganja untuk industri. 97% buku yang dicetak antara tahun 1900 – 1937  (waktu masih pakai ganja) masih kuat sampai 300-400 tahun sementara kertas dari serat kayu bertahan rata rata hanya selama 50 tahun. Untuk membuat kertas dengan jumlah yang sama, kertas dari serat pohon akan memakan lahan hutan lebih luas daripada kertas dari serat ganja.Ada banyak sekali pemanfaatan daun ganja untuk industri yang sudah digunakan dengan lazim oleh negara lain KECUALI oleh Indonesia.

****
Tulisan di atas gue kutip dari tulisan pandji,dia adalah salah seorang yang mendukung legalisasi ganja.Sampai ribut di twitter gara-gara doi bilang "Semua oang pernah nyimeng,SBY pun mungkin pernah nyimeng".

Masih banyak perdebatan tentang ganja di Indonesia.
Masih banyak dari kita yang belum tahu ganja itu sebenarnya apa,dan gue pun belum mengetahui semuanya.
Tapi,persepsi gue,mungkin aja salah.
Ganja buat berhalusinasi.Mereka yang senang “berhalusinasi” tersebut merupakan orang-orang yang merasakan himpitan yang sangat berat di dada mereka. Takut melihat dan menghadapi kenyataan yang memang akan terasa berat bagi meraka yang enggan menggunakan akalnya dan cenderung mengagungkan hawa nafsunya. 

Mereka sebenernya ingin meraih kebahagian, namun mereka gak siap tuk menjalani prosesnya yang memang membutuhkan kerja keras. Mereka cenderung memilih jalan pintas dengan hanya berangan-angan, memenuhi setiap sudut rongga kepalanya dengan khayalan-khayalan semu yang mereka sebut “Kreativitas”. Dan Mengkonsumsi ganja adalah salah satu cara yang efektif tuk menciptakan kondisi seperti itu. Mereka takut berjalan diatas alam sadar. Mereka cenderung memilih hidup di alam-alam mimpi mereka. Berhalusinasi, beranga-angan, melambungkan khayalnya setinggi langit seolah-olah kaki mereka sudah tidak menginjak tanah di bumi ini lagi. Tapi begitupun mereka gak akan pernah mengakui klo mereka dalam keadaan tidak sadar. Karena mereka sendiri sudah kehilangan definisi dari kata “Sadar” itu sesungguhnya. 

Mereka terlalu sayang dengan otak mereka sehingga mereka jarang mengaktivasi jaringan-jaringan otak mereka dengan harapan otak mereka akan senantiasa baru. Mereka lebih memilih nyantai merelaksasikan sel-sel otak mereka daripada menggunakan sel-sel otak tersebut bekerja keras tuk menyimpan data, mengelolah data, berpikir tuk menghasilkan solusi bagi masalah yang sedang atau mungkin akan dihadapinya. Mereka akan cenderung mencari alibi, dalih, dan alasan yang tujuannya gak lebih tuk digunakan sebagai pembenaran dan legalisasi kebiasaan yang gak pernah diharapkan oleh para orang tua mereka. Sebagai contoh mereka berharap ganja dilegalkan dengan menjadikan media industri dan medis sebagai alasan dan alibi mereka. Mereka dengan vokalnya menyerukan slogan-slogan tersebut seolah-olah merekalah para pelaku industri dan pelaku medis yang akan mengembangkan ganja menjadi sesuatu yang bermanfaat selain nyimeng. Ini adalah salah satu bukti mereka belum bisa membedakan mana kenyataan dan mana angan-angan. Mereka hanyalah para pemakai ganja, cimengers, halusinator, junkies. Namun mereka berkhayal, berangan-angan, serta berhalusinasi sebagai para pakar dunia industri dan ahli medis.

Hah,…. ngimpi kali yeeee !!! Bangun cuy,…. Tapi tetep mereka yakin klo mereka masih dalam keadaan sadar. Ironi ya ? Ckckck,… 

Dan hanya ketika seseorang menggunakan akalnya, pada saat itulah seseorang itu dianggap sadar. Dan Coba tanyakan pada mereka, para kaum junkies, apakah mereka sanggup dan rela tuk menghentikan atau meninggalkan kebiasaan nyimeng tsb ? 99,9% jawaban mereka gue pastikan adalah “tidak”. 

Ya,… mereka tidak akan sanggup dan rela tuk menghentikan atau meninggalkan kebiasaan nyimeng mereka. Lalu, jika mereka tidak sanggup utk itu, apa yang bisa kita harapkan pada mereka yang bersikap seolah-olah merekalah para pelaku industri dan para pelaku medis yang menjanjikan sesuatu yang baru dari ganja ? Mindset yang ada di otak mereka hanyalah jalan pintas. Maka industri yang dapat mereka janjikan hanyalah gak lebih dari industri lintingan ganja siap hisap dengan skala besar. Dan produk medis yang mereka bisa hadirkan gak lebih dari potongan daun ganja kering yang siap menenangkan dan merelaksasi sel2x otak mereka dengan inovasi di bagian kemasan tentunya.

Hah,…… Orang-orang ini yang kita ajak berdebat ? Buang waktu. lebih baik kita melindungi orang-orang terdekat kita agar tidak masuk ke dalam perangkap para bandar ganja dan antek-anteknya yang “MUNGKIN” hadir diantara mereka. Gue memberi string pada mungkin karena gue gak ingin berburuk sangka dengan anda-anda yang gencar menyuarakan legalisasi ganja. Karena mungkin dan skali lagi mungkin sebagian dari anda hanyalah korban liberalisasi berpikir dan belum ke tahap penikmat lintingan daun ganja kering. Semoga apa yang gue uraiankan disini dapat menjadi setitik embun yang akan mengembalikan kejernihan berpikir anda semua.  

Bangkit Indonesiaku TANPA GANJA !


Jumat, 02 Desember 2011

Masalah Cara dan Waktu

Banyak yang ngebandingin sesuatu yang jaraknya sangat jauh.
Berawal dari obrolan tadi siang bersama seorang teman,yang pesimis dia kuliah di UR. Dia membandingkan UR dengan kampus yang menolak cinta gue,gajah mada.hehehhehe. Gue gak nyalahin dia,itu hak dia.Wajar.

DON'T COMPARE UR TO OTHERS,IT'S NOT FAIR IT'S NOT AN APPLE TO APPLE COMPARISON.

UGM adalah universitas pertama yang didirikan di Indonesia. Udah lama membangun pondasi yang sekarang udah kuat,udah bagus.Fasilitas yang memadai.Dosen yang berkualitas. Udah banyak lahir orang-orang jenius disana.Sebenarnya orang jenius itu gak ada,dia hanya bekerja keras.hehehhe.Mungkin dulu UGM seumuran UR seperti ini juga.

UR adalah universitas entah keberapa, di Indonesia,gue gak tau.J auh banget sama umur UGM. Sekarang masih dalam tahap membangun sistem yang baik. Masih banyak kekurangan.Masih banyak yang perlu dibenahi.Jadi maklum kalo ada yang kurang senang kuliah disini.Tiap semester kita harus bermasalah sama Pengisian KRS ,salah satu contohnya.Fasilitas yang masih belum memadai.Tapi jangan karena fasilitas,kita membatasi diri kita.Itu bahaya.

Masalahnya kita cuma berpikir untuk mengeluh dan protes.IF WE DON’T LIKE WHAT WE SEE TODAY, WE CHANGE IT. WE MAKE IT HAPPEN.

Ini cuma masalah cara dan waktu.Wawasan akan menentukan keputusan.Kita sebagai mahasiswa harus punya integritas untuk menjadi manusia yang bermutu,tentunya didukung oleh dosen-dosen kita.Dosen juga harus punya integritas tinggi. Pola-pola yang buruk selama ini mari kita ubah dengan pola yang baik.Mungkin suatu saat,kita akan sama seperti UGM.Gue percaya.

Gue selalu bilang bahwa setiap orang bisa melakukan perubahan yang baik dengan menggunakan APAPUN yang dia punya.

Walaupun gue akui, sesuatu yang baik tidak akan tersebar secepat sesuatu yang buruk. Itulah mengapa, kita harus sama-sama kerja keras.Harus optimis.
Evil is controling time, we should not let ourselves be controled by time.
WE CONTROL OUR TIME.

Dengan niat,usaha,doa,bisa mencapai hasil yang maksimal.Semoga.

Rabu, 16 November 2011

IN-DO-NE-SIAAAA!!

Orang Indonesia senang olahraga.Bulu tangkis, Sepakbola, Bola Voli, Bola Basket , dll.Seperti agama bahkan.Antusiasme orang Indonesia adalah salah satu ciri positif bangsa kita.Dan tidak ada lagi arena yang lebih tepat untuk menunjukkan itu selain arena olahraga.

Olahraga tidak ada artinya tanpa pendukungnya.Dari jaman Gladiator di Colosseum, suara dukungan, sorakan, elu-elu penonton jadi bumbu perjuangan.Lucunya, antusiasme tidak selamanya hadir di setiap negara.Negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura misalnya, tidak memiliki antusiasme seperti kita.

Kadang memang ada nilai positifnya. Bambang Pamungkas dalam sebuah wawancara pernah berkata, stadion sepakbola di Malaysia itu tidak pernah sehingar-bingar di Indonesia. Memberi kesan aman, sehingga di sana pertandingan sepakbola jadi seperti tempat piknik keluarga. Orang-orang bawa anaknya, sekeluarga dan menonton sepakbola.

Di sisi lain, kadang kalau penonton sepakbola terlalu dingin, nggak enak juga bertandingnya.Waktu Liverpool ke Singapura, rombongan The Reds dari Indonesia berbondong-bondong ke sana.Sampai sana, ternyata yang sorak sorai bernyanyi lagu-lagu kebangsaan Liverpool secara lengkap ramai dan tanpa putus adalah hanya orang-orang Indonesia.

Tapi antusiasme yang berlebihan memang cenderung merugikan.(Sebenarnya apapun yang berlebihan memang selalu merugikan).Kisah-kisah mengenai kerusuhan adalah salah satunya.Tawuran di lapangan, wasit digebukin, dll. malah jadi sering menghiasi media.
 
Banyak orang hari ini menjadikan hal-hal seperti ini sebagai alasan untuk apatis terhadap dunia olahraga Indonesia.Apalagi ditambah dengan prestasi kita di banyak cabang yang seperti tidak pernah maju.

Itu hanya masalah cara pandang.

Seseorang bisa saja memilih untuk membuang muka terhadap Indonesia, tapi toh ketika prestasi itu tiba, mereka juga akan kembali lagi.Mencintai sebuah tim, mencintai sebuah cabang olahraga, mencintai dan mendukung seorang atlet, adalah bukan hanya karena harapan kemenangan.

Di masa ketika Indonesia banyak dipecah belah, berada di antara bersatunya masyarakat Indonesia mengingatkan kembali betapa indahnya persatuan.Di masa ketika TV isinya kerusuhan, baku hantam antar sesama saudara sedarah atau konflik politik, rasanya segar sekali berkumpul bersama dengan atribut merah putih dan sama-sama berteriak

IN-DO-NE-SIAAAA!!

LOVE IT LIVE.
Perhelatan olahraga, terutama kalau mewakili Indonesia memang selalu jadi sesuatu yang sangat indah.Menjadi sebuah budaya.Menjadi sebuah alat pemersatu paling indah.Olahraga memang tidak seharusnya jadi alasan atau pemicu sebuah konflik, justru sebaliknya.Olahraga memegang peranan yang sangat penting untuk bersatunya Indonesia.

Kamis, 20 Oktober 2011

Reshuffle Kabinet SBY

Beberapa hari yang lalu,Presiden kita,Soesilo Bambang Yudhoyono. Reshuffle itu biasa,tapi karena terlalu banyak pencitraan mungkin ya,banyak yang ngambil sisi negatif,berpendapat negatif.Kritis boleh,tapi kritislah pada jalan yang benar. Saya bingung dengan kalimat ini
"Saya berhak mengkritik SBY karena saya memilih SBY"
"Kamu tidak berhak mengkritik karena kamu kemaren sudah memilihnya'
Sebuah pernyataan yang terkadang buat saya bingung.Tolong beri penjelasan secara sosiologis bagi teman-teman yang baca postingan ini.

Berikut hasil reshuffle Presiden:

1. Amir Syamsuddin menjadi Menteri Hukum dan HAM dan Denny Indrayana sebagai wakilnya,
2. Azwar Abubakar menjadi Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi, dan Eko Prasodjo sebagai wakilnya,
3. Mantan Dubes RI untuk Singapura, Wardana, menjadi wakil Menteri Luar Negeri,
4. Letjen TNI Marciano Norman menjadi Kepala Badan Intelijen Negara,
5. Mahendra Siregar menjadi Wakil Menteri Keuangan,
6. Gita Irawan Wirjawan menjadi Menteri Perdagangan dan Bayu Krisna Murti sebagai wakilnya,
7. Rusman Heriawan menjadi wakil Menteri Pertanian,
8. Jero Wacik menjadi Menteri ESDM dan Widjajono Partowidigdo sebagai wakilnya,
9. Mari Elka Pangestu menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Sapta Nirwandar sebagai wakilnya,
10. Dahlan Iskan menjadi Menteri BUMN dan Mahmudin Yasin sebagai wakilnya,
11. EE Mangindaan menjadi Menteri Perhubungan,
12. Gusti Muhammad Hatta menjadi Menristek,
13. Cicip Syarief Sutardjo menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan,
14. Musliar Kasim, sebagai Wakil Menteri Pendidikan Nasional bidang Pendidikan,
15. Wiendu Nuryanti, sebagai Wamendiknas bidang Kebudayaan,
16. Ali Gufron Mukti, sebagai Wakil Menteri Kesehatan,
17. Nazaruddin Umar, sebagai Wakil Menteri Agama,
18. Djan Faridz menjadi Menteri Perumahan Rakyat,
19. Baltasar Kambuaya menjadi Menteri Lingkungan Hidup.

Katanya sih "Presiden melakukan reshuffle berdasarkan lima pertimbangan. Di antaranya hasil evaluasi kinerja dan integritas, faktor the right man on the right place, kebutuhan atau keperluan organisasi/kabinet, masukan dan aspirasi masyarakat dalam satu tahun terakhir dan persatuan dalam kemajemukan tanpa meninggalkan integritas dan kapasitas para calon menteri."
Semoga aja begitu.Semoga Indonesia semakin baik kedepannya.
Satu lelucon dari buat Jero Wacik
"1 menteri kocokan sedang berpikir keras untuk terobosan; gimana cara supaya Julia Roberts syuting di tambang batu bara"

Semoga amanah itu benar-benar dijalankan !
 

Sabtu, 08 Oktober 2011

Negara Terkaya

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم .

Banyak yang tidak tahu negara terkaya .Dan banyak juga mengatakan bahwa amerika dan negara timur Tengah yang mengatakan bahwa itu negara terkaya.Amerika negara adidaya ,negara-negara di timur tengah adalah ladang minyak Bumi.Tapi,sadarkah bahwa mereka "berdiri diatas berlian?" 
Dan sekarang negara terkaya itu sedang dalam kondisi terpuruk? hutang dimana-mana, kemiskinan, korupsi yang meraja lela, kondisi moral bangsa yang kian menurun serta masalah-masalah lain yang sedang menyelimuti negara itu.baiklah mari kita urai semuanya satu persatu sehingga kita bisa melihat kekayaan negara ini sesungguhnya.

1. Negara ini punya pertambangan emas terbesar dengan kualitas emas terbaik di dunia. namanya PT Freeport.


 
penjelasan

pertambangan ini telah mengasilkan 7,3 JUTA ton tembaga dan 724,7 JUTA ton emas. saya (penulis= suranegara) mencoba meng-Uangkan jumlah tersebut dengan harga per gram emas sekarang, saya anggap Rp. 300.000. dikali 724,7 JUTA ton emas/ 724.700.000.000.000 Gram dikali Rp 300.000. = Rp.217.410.000.000.000.000.000 Rupiah!!!!! ada yang bisa bantu saya cara baca nilai tersebut? itu hanya emas belum lagi tembaga serta bahan mineral lain-nya.lalu siapa yang mengelola pertambangan ini? bukan negara ini tapi AMERIKA! prosentasenya adalah 1% untuk negara pemilik tanah dan 99% untuk amerika sebagai negara yang memiliki teknologi untuk melakukan pertambangan disana. bahkan ketika emas dan tembaga disana mulai menipis ternyata dibawah lapisan emas dan tembaga tepatnya di kedalaman 400 meter ditemukan kandungan mineral yang harganya 100 kali lebih mahal dari pada emas, ya.. dialah URANIUM! bahan baku pembuatan bahan bakar nuklir itu ditemukan disana. belum jelas jumlah kandungan uranium yang ditemukan disana, tapi kabar terakhir yang beredar menurut para ahli kandungan uranium disana cukup untuk membuat pembangkit listrik Nuklir dengan tenaga yang dapat menerangi seluruh bumi hanya dengan kandungan uranium disana. Freeport banyak berjasa bagi segelintir pejabat negeri ini, para jenderal dan juga para politisi busuk, yang bisa menikmati hidup dengan bergelimang harta dengan memiskinkan bangsa ini. Mereka ini tidak lebih baik daripada seekor lintah![


2. Negara ini punya cadangan gas alam TERBESAR DI DUNIA! tepatnya di Blok Natuna.


penjelasan

Berapa kandungan gas di blok natuna? Blok Natuna D Alpha memiliki cadangan gas hingga 202 TRILIUN kaki kubik!! dan masih banyak Blok-Blok penghasil tambang dan minyak seperti Blok Cepu dll. DIKELOLA SIAPA? EXXON MOBIL! dibantu sama Pertamina.


3. Negara ini punya Hutan Tropis terbesar di dunia. hutan tropis ini memiliki luas 39.549.447 Hektar, dengan keanekaragaman hayati dan plasmanutfah terlengkap di dunia.

[



penjelasan

Letaknya di pulau sumatra, kalimantan dan sulawesi.sebenarnya jika negara ini menginginkan kiamat sangat mudah saja buatmereka. tebang saja semua pohon di hutan itu makan bumi pasti kiamat.karena bumi ini sangat tergantung sekali dengan hutan tropis ini untukmenjaga keseimbangan iklim karena hutan hujan amazon tak cukup kuatuntuk menyeimbangkan iklim bumi. dan sekarang mereka sedikit demi sedikitelah mengkancurkanya hanya untuk segelintir orang yang punya uanguntuk perkebunan dan lapangan Golf. sungguh sangat ironis sekali


4. Negara ini punya Lautan terluas di dunia. dikelilingi dua samudra, yaitu Pasific dan Hindia hingga tidak heran memiliki jutaan spesies ikan yang tidak dimiliki negara lain.

penjelasan

Saking kaya-nya laut negara ini sampai-sampai negara lain pun ikut memanen ikan di lautan negara ini.


5. Negara ini punya jumlah penduduk terbesar ke 4 didunia.

penjelasan

dengan jumlah penduduk segitu harusnya banyak orang-orang pintar yang telah dihasilkan negara ini, tapi pemerintah menelantarkan mereka-mereka. sebagai sifat manusia yang ingin bertahan hidup tentu saja mereka ingin di hargai. jalan lainya adalah keluar dari negara ini dan memilih membela negara lain yang bisa menganggap mereka dengan nilai yang pantas.


6. Negara ini memiliki tanah yang sangat subur. karena memiliki banyak gunung berapi yang aktif menjadikan tanah di negara ini sangat subur terlebih lagi negara ini dilintasi garis katulistiwa yang banyak terdapat sinar matahari dan hujan.


penjelasan

Jika dibandingkan dengan negara-negara timur tengah yang memiliki minyak yang sangat melimpah negara ini tentu saja jauh lebih kaya. coba kita semua bayangkan karena hasil mineral itu tak bisa diperbaharui dengan cepat. dan ketika seluruh minyak mereka telah habis maka mereka akan menjadi negara yang miskin karena mereka tidak memiliki tanah sesubur negara ini yang bisa ditanami apapun juga. bahkan tongkat kayu dan batu jadi tanaman.


dan masih banyak lagi tentunya...

Negara ini sangat amat kaya sekali, tak ada bangsa atau negara lain sekaya INDONESIA! tapi apa yang terjadi?



dialah INDONESIA!

untuk EXXON MOBIL OIL, FREEPORT, SHELL, PETRONAS dan semua PEJABAT NEGARA yang menjual kekayaan Bangsa untuk keuntungan negara asing, diucapkan TERIMA KASIH.

dan ini juga menyedihkan 






Kutipan lagu
"Indonesia tanah air beta
pusaka abadi nan jaya
Indonesia sejak dulu kala
tetap di puja-puja bangsa
disana tempat lahir beta
dibuai dibesarkan bunda
tempat berlindung dihari tua
tempat akhir menutup mataaa"




Hiduplah Indonesia Raya !!